Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan bahwa pada 2023 perputaran uang terkait judi online mencapai Rp. 327 triliun. Sedangkan pada 2024 kuartal pertama perputaran uang terkait judi online mencapai Rp. 110 triliun.

Hal yang lebih memprihatinkan adalah sebanyak 197.540 anak dengan rentang usia 11-19 tahun terlibat judi online dengan nilai transaksi Rp.293,4 miliar.
Demikian disampaikan Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana dalam Seminar Nasional dengan tajuk "Memerangi Judi Online dan Kejahatan Baru Era ekonomi Digital 5.0" di Jakarta, Selasa 19 November 2024.
Seminar Nasional ini merupakan rangkaian dari Gerakan Nasional 22 Tahun Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme serta Pencegahan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APUPPT dan PPPSPM).
"Tidak hanya merupakan tindakan kriminal, judi online juga berdampak negatif terhadap stabilitas ekonomi negara dan sosial masyarakat" - Ivan Yustiavandana
Ivan juga mengatakan bahwa saat ini Jawa Barat menjadi Provinsi yang mendominasi perputaran judi online. Judi Online menjadi permasalah serius yang dihadapi Indonesia.
"Tidak hanya merupakan tindakan kriminal, judi online juga berdampak negatif terhadap stabilitas ekonomi negara dan sosial masyarakat" - Ivan Yustiavandana
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid mengatakan, Komdigi terus berkomitmen menciptakan ruang digital yang sehat bagi masyarakat.
"Komdigi bekerja sama dan berkolaborasi dengan lintas sektor seperti Pemerintah dan pihak swasta untuk memerangi judi online" - Meutya Hafid
Hingga saat ini Komdigi telah melakukan pemblokiran terhadap akses 5.1 juta situs judi online yang ada di masyarakat.
"Pemblokiran situs-situs tersebut salah satunya dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI)" - Meutya Hafid
Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra mengatakan bahwa pihaknya serius memberantas judi online di Indonesia.
"OVO mendukung penuh dan bersinergi dengan pemerintah dan regulator, termasuk PPATK, Komdigi, BI, dan OJK, dalam memerangi judi online. Hari ini kami meluncurkan GEBUK JUDOL (Gerakan Bareng Ungkap Judi Online) melalui kolaborasi multi-stakeholder dan optimalisasi teknologi untuk melakukan patroli siber, mencegah, dan mendeteksi transaksi judi online, termasuk memblokir akun yang terkonfirmasi terkait judi online" - Karaniya Dharmasaputra
Seperti diketahui, untuk mengatasi isu judi online yang makin meresahkan Pemerintah telah membentuk Satgas Judi Online melalui Keputusan Presiden RI No. 21/2024 Tentang Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Daring. Pembentukan Satgas ini bertujuan untuk melakukan percepatan pemberantasan kegiatan perjudian dari secara tegas dan terpadu.
Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) yang terdiri dari berbagai pihak seperti Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenpolkam), Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga lembaga penegak hukum. Satgas pasti telah melakukan pemblokiran sebanyak 9.062 entitas keuangan ilegal dalam periode 2017 hingga 2024.
Plt. Deputi Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan Brigadir Jenderal Polisi Asep Jaenal Ahmadi mengatakan bahwa pemberantasan judi online merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan serius menanganinya.
"Penanganan judi online kerja sama dari hulu dan hilir, termasuk penelusuran aliran dana mengungkap pemilik manfaat dari jaringan judi online" - Asep Jaenal Ahmadi